PSIKOLOGI TRANSPERSONAL PDF

Latar Belakang Sepanjang sejarah banyak orang yang menceritakan tentang pengalaman-pengalaman yang merasakan sesuatu yang melampaui batas-batas normal. Pengalaman puncak didefenisikan sebagai pengalaman yang paling baik, paling penting dan paling bermakna dalam hidup seseorang dan dalam banyak hal mirip dengan mistikal dan spiritual. Namaun aa juga psikolog yang memandang pengalaman mistikal dan motivasi untuk bertransendensi-diri sebagai aspek penting dari pengalaman manusia dan menjadi suatu topic yang patut dikaji oleh psikolog. Suatu pendekatan yang terpokus pada pengalaman ini disebut psikologi transpersonal, telah muncul beberapa tahun terakhir. Psikologi transpersonal berupaya meneliti dan memupuk pengalaman spiritual kedalam konteks psikologis, sama seperti psikologi kesehatan adalah jembatan psikologi dan kedokteran atau psikologi industry sebagai jembatan psikologi dan bisnis, psikologi transpersonal adalah jembatan antara psikologi dan aspek spiritual pengalaman keagamaan bukan aspek social atau politik agama. Bidang ini mengintegrasikan konsep-konsep, teori-teori dan metode-metode psikologis dengan bahan kajian dan praktek berbagai disiplin spiritual, misalnya transendensi, spiritualitas, tingkat kesadaran dan ritual shamanik.

Author:Terg Muran
Country:Pacific Islands
Language:English (Spanish)
Genre:Life
Published (Last):26 February 2012
Pages:74
PDF File Size:14.33 Mb
ePub File Size:10.34 Mb
ISBN:122-6-38957-675-1
Downloads:74257
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shagami



Dalam ilmu terdapat sangat banyak pakar psikologi yang mencetuskan teori untuk mengetahui kepribadian seseorang. Sutich dalam Noesjirwan, menyatakan bahwa psikologi transpersonal adalah istilah kekuatan dalam bidang psikologi, kemampuan tertinggi manusia yang tidak dipelajari secara sistematis oleh psikologi perilaku atau teori-teori psikoanalisis yang klasik maupun yang oleh psikologi humanistik.

Psikologi transpersonal memperhatikan ilmu yang empiris dan penerapan dari penemuan-penemuan yang berkaitan dengan pengaktualisasian diri, transendentasi diri, kesadaran kosmis, fenomena-fenomena transendental yang dialami perorangan-perorangan atau sekelompok orang, melihat potensi manusia secara utuh, menyeluruh dan menggali potensi manusia yang terdalam. Objek Kajian Psikologi Transpersonal Noesjirwan menyebutkan obyek psikologi transpersonal sedikitnya memuat antara lain sebagai berikut : a.

Keadaan —keadaan kesadaran b. Potensi-potensi tertinggi atau terakhir c. Melewati ego atau pribadi trans-ego d. Sebelum psikologi modern membuka dirinya pada pemikiran school of thought berbasis emosi dan spiritual yang transenden, psikologi terlebih dahulu dipengaruhi oleh ide-ide humanistik.

Psikologi humanistik berpusat pada diri, holistik, terobsesi pada aktualisasi diri, serta mengajarkan optimisme mengenai kekuatan manusia untuk mengubah diri mereka sendiri dan masyarakat. Dalil utama dari eksistensialisme adalah keberadaan existence individual manusia yang dialami secara subjektif.

Eksistensialisme adalah aliran filsafat yang bersaha memahami kondisi manusia sebagaimana memanifestasikan dirinya di dalam situasi-situasi kongkret. Kondisi manusia yang dimaksud bukanlah hanya berupa ciri-ciri fisiknya misalnya tubuh dan tempat tinggalnya , tetapi juga seluruh momen yang hadir pada saat itu misalnya perasaan senangnya, kecemasannya, kegelapannya, dan lainnya.

Manusia tidak dapat dipisahkan sebagai manusia individu yang hidup sendiri tetapi merupakan satu kesatuan dengan lingkungan dan habitatnya secara keseluruhan.

Manusia individu tidak mempunyai eksistensi yang dipisahkan dari dunianya dan dunia tidak mungkin ada tanpa ada individu yang memaknakannya.

Tidak ada dunia tanpa ada individu, dan tidak ada individu tanpa ada dunia. Individu selalu kontekstual, oleh karena sebab itu tidak mungkin bisa memahami manusia tanpa memahami dunia tempat eksistensi manusia, melalui dunianyalah maka makna eksistensi tampak bagi dirinya dan orang lain.

Sebaliknya individu memberi makna pada dunianya, tanpa diberi makna oleh individu maka dunia tidak ada sebagai dunia. Psikologi eksistensial adalah ilmu pengetahuan empiris tentang eksistensi manusia yang menggunakan metode analisis fenomenologis dimana para eksistensialis berusaha untuk memahami dan bukan menerangkan gejala-gejala.

Ia lahir di tengah keluarga yang memiliki tradisi kedokteran dan psikiatrik kuat. Kakeknya adalah pendiri Belleuve Sanatorium di Kruezlingen pada tahun sedangkan ayahnya Robert adalah direktur Sanatorium tersebut. Ludwig meraih gelar sarjana kedokteran dari University of Zurich tahun , beliau sempat belajar pada Eugen Bleuler psikiater Swiss yang terkemuka dan pada Jung.

Kemudian pada tahun , Binswanger diangkat menjadi direktur medis Belleuve sanatorium. Binswanger berhenti menjadi direktur Sanatorium setelah menduduki posisi tersebut selama 45 tahun. Ia juga menjalin persahabatan seumur hidup dengan Freud. Ia menjadi pelopor pertama yang menerapkan fenomenologi pada psikiatri. Binswanger mendefinisikan analisis eksistensial sebagai analisis fenomenologis tentang eksistensi manusia yang aktual, tujuannya adalah untuk rekonstruksi pengalaman batin.

Dia terus melakukan studi dan menulis sampai meninggal pada tahun Medard Boss Lahir di St. Gallen, Swiss, pada tanggal 4 Oktober , Medard Boss dibesarkan di Zurich selama waktu ketika Zurich merupakan pusat aktivitas psikologis. Ia menerima gelar dokter dari Universitas di sana pada tahun , mengambil waktu sepanjang jalan untuk belajar di Paris dan Wina dan dianalisis oleh Sigmund Freud sendiri.

Setelah empat tahun di rumah sakit Burgholzli, sebagai asisten Eugen Bleuler, ia melanjutkan studi di Berlin dan London, di mana beberapa orang guru berada di lingkaran Freud seperti Karen Horney dan Kurt Goldstein. Dimulai pada tahun , ia menjadi terkait dengan Carl Jung, yang mengungkapkan ke Boss bahwa kemungkinan psikoanalisis tidak terikat dalam interpretasi Freudian.

Terjadi pertemuan, pada tahun , dan berakhir dengan persahabatan bersama Heidegger yang mengubahnya untuk menjadi seorang psikolog eksistensial. Dampak Boss pada terapi eksistensial telah begitu besar sehingga ia sering disebutkan bersama-sama dengan Ludwig Binswanger sebagai salah seorang pendiri nya.

Boss meninggal 21 Desember pada umur 87 tahun. Prinsip Eksitensi dalam Psikologi Psikologi eksistensial tidak mengkonsepsikan perilaku sebagai akibat perangsangan dari luar dan kondisi-kondisi badaniah dalam manusia. Psikolog eksistensial mengganti konsep kausalitas dengan konsep motivasi.

Motivasi selalu mengandaikan pemahaman terhadap hubungan sebab akibat. Contohnya jendela yang ditutup oleh angin. Tidak ada hubungan sebab akibat dalam eksistensial manusia, hanya ada rangkaian urutan tingkah laku tetapi tidak bisa menurunkan kausalitas dari rangkaian tersebut.

Sesuatu yang terjadi pada seorang anak-anak bukan penyebab dari tingkah lakunya kemudian sebagai seorang dewasa. Peristiwa yang terjadi mungkin memiliki makna eksistensi yang sama akan tetapi tidak berarti peristiwa A menyebabkan peristiwa B. Seorang individu bukanlah mangsa lingkungan dan juga bukanlah makhluk yang terdiri dari insting-insting, kebutuhan-kebutuhan, dan dorongan-dorongan. Manusia memiliki kebebasan untuk memilih, dan hanya ia sendiri yang bertanggungjawab terhadap eksistensinya.

Manusia dapat mengatasi baik lingkungan maupun badan fisiknya apabila ia memang memilih begitu. Apa saja yang dilakukannya adalah pilihannya sendiri. Orang sendirilah yang menentukan akan menjadi apa dia dan apa yang akan dilakukannya. Lalu apakah pengaruh eksistensialisme terhadap psikologi? Psikologi eksistensial ini menjabarkan psikologi yang dilandaskan pada fakta primordial dari dunia pribadi yang bermakna yang menjadi sasaran dari segenap aktivitas. Salah satu dalil dasar yang mendasari psikologi eksistensial adalah setiap manusia unik dalam kehidupan batinnya, dalam mempersepsi dan mengevaluasi dunia, dan dalam bereaksi terhadap dunia.

Perhatiannya adalah pada kesadaran, perasaan-perasaan, suasana-suasana perasaan, dan pengalaman-pengalaman pribadi individual yang berkaitan dengan keberadaan individualnya dalam dunia dan di antara sesamanya. Intinya dari perspektif ini adalah melihat manusia secara keseluruhan sebagai subjek. Struktur Eksistensi 1. Ada-di-Dunia Dasein Merupakan dasar fundamental dalam psikologi eksistensial. Seluruh struktur eksistensi manusia didasarkan pada konsep ini.

Ada-di-dunia Dasein adalah keseluruhan eksistensi manusia, bukan merupakan milik atau sifat seseorang. Orang tidak memberikan arti pada objek melainkan objek itu sendiri akan mengungkapkan artinya kepada orang jika orang terbuka untuk menerimanya. Manusia tidak memiliki eksistensi terlepas dari dunia dan dunia tidak memiliki eksistensi terlepas dari manusia. Dunia dimana manusia memiliki eksistensi meliputi 3 wilayah, yaitu: a.

Yang termasuk dalam umwelt diantaranya kebutuhan-kebutuhan biologis, dorongan-dorongan, naluri-naluri, yakni dunia yang akan terus ada, tempat dimana kita harus menyesuaikan diri. Di dalamnya terdapat perhubungan berupa interaksi manusiawi yang mengandung makna.

Dalam perhubungan tersebut terdapat perasaan-perasaan seperti cinta dan benci yang tidak pernah bisa dipahami hanya sebagai sesuatu yang bersifat biologis semata. Ada-melampaui-Dunia kemungkinan-kemungkinan dalam manusia Analisis eksistensial mendekati eksistensi manusia dengan tidak memakai pandangan lain selain bahwa manusia ada di dunia, memiliki dunia, ingin melampaui dunia. Akan tetapi, Binswanger tidak mengartikan ada-melampaui-dunia sebagai dunia lain melainkan mau mengungkapkan begitu banyak kemungkinan yang dimiliki manusia untuk mengatasi dunia yang disinggahinya dan memasuki dunia baru.

Karena hanya dengan mengaktualisasikan kemungkinan-kemungkinan tersebut ia dapat menjalani kehidupan yang otentik, apabila ia menyangkal atau membatasi kemungkinan-kemungkianan yang penuh dari eksistensinya atau membiarkan dirinya dikuasai oleh orang-oarang lain atau oleh lingkungannya, maka manusia itu hidup dalam suatu eksistensi yang tidak otentik. Manusia bebas memilih salah satu dari keduanya. Dasar Eksistensi Manusia dapat hidup dengan bebas, akan tetapi bukan berarti tanpa adanya batas-batas.

Contoh : seseorang dilahirkan sebagai perempuan tetapi ia menolaknya dengan demikian ia memilih cara ada di dunia dengan tidak autentik. Hukuman dari ketidakautentikan ini yaitu perasaan bersalah. Suatu eksistensi autentik dirancang dengan cara mengenali dasar eksistensi. Semakin keras orang berkeras kepala menolak keterlemparannya maka semakin kuat pula pengaruh keterlemparan itu. Keterlemparan juga diartikan sebagai keadaan diperdaya oleh dunia, dengan akibat orang-orang menjadi terasing dari dirinya sendiri.

Rancangan Dunia Rancangan dunia adalah istilah Binswanger untuk menyebut pola yang meliputi cara ada di dunia seorang individu. Rancangan dunia seseorang menentukan cara bagaimana ia akan bereaksi terhadap situasi-situasi khusus serta ciri sifat dan simpton macam mana yang akan dikembangkannya.

Batas-batas dari rancangan mungkin sempit, dan mengerut atau mungkin lebar dan meluas. Contohnya rancangan sekitar kebutuhan yang dibangun oleh pasien akan kontinuitas. Segala sesuatu yang merusak kontinuitas seperti pemisahan akan menimbulkan kecemasan yang hebat. Perpisahan dengan orangtua dapat menimbulkan kecemasan karena kontinuitas hubungan diputuskan.

Binswanger mengamati bahwa jika rancangan dunia dikuasai oleh sejumlah kecil kategori, maka ancamannya akan lebih cepat dialami dibandingkan bila rancangan dunia terdiri dari bermacam-macam kategori. Pada umumnya, orang memiliki lebih dari satu rancangan dunia.

Binswanger berbicara tentang cara dwirangkap yang dicapai oleh dua insan yang saling jatuh cinta. Seorang individu yang hidup untuk dirinya sendiri memilih suatu cara tunggal dalam eksistensi sedangkan orang yang menjadikan dirinya tenggelam diantara orang banyak memilih dengan cara anonimitas.

Biasanya orang tidak hanya memiliki satu cara eksistensi, tetapi banyak. Eksistensial Boss tidak berbicara tentang cara-cara ada di dunia dengan arti sama seperti yang dikemukakan oleh Binswanger. Boss lebih membicarakan mengenai sifat-sifat yang melekat pada eksistensi manusia, sifat sifat yang melekat itu disebut eksistensial. Yang paling penting dibicarakan oleh Boss yaitu spasialias, temporalitas, dan, eksistensi dalam dunia milik bersama, dan suasana hati atau penyesuaian. Spasialitas eksistensi, keterbukaan dan kejelasan merupakan spasialitas tdk diartikan dalam jarak yang sejati dalam dunia manusia.

Waktu sangat penting bagi manusia. Waktu dapat diperluas maupun dipersempit. Badan ruang lingkup badaniah dalam pemenuhan eksistensi manusia Badan tidak terbatas pada apa yang ada dalam kulit tetapi meluas sepanjang hubungan individu dengan dunia.

Boss berbicara tentang perpanjangan badan dalam cara-cara ada di dunia. Batas batas badan berhimpitan dengan atas batas keterbukaan saya terhadap dunia. Suasana hati atau penyesuaian apa yang diamati dan direspon seseorang tergantung pada suasana hati saat itu.

Dinamika Eksistensi Psikologi eksistensial tidak mengkonsepsikan tingkah laku sebagai akibat dari perangsang dari luar dan kondisi-kondisi badaniah dalam manusia. Akan tetapi ia memiliki kebebasan untuk memilih dan hanya ia sendiri yang bertanggung jawab terhadap eksistensinya. Apa saja yang dilakukannya adalah pilihannya sendiri, orang sendirilah yang menentukan akan menjadi apa dia dan apa yang akan dilakukannya.

Eksistensi tidak pernah statis, tetapi selalu berada dalam proses menjadi sesuatu yang baru, mengatasi diri sendiri. Menjadi orang dan menjadi dunia selalu berhubungan, keduanya merupakan mitra menjadi co-becoming, Strauss. Orang menyingkap kemungkinan-kemungkinan dari eksistensinya melalui dunia, dan sebaliknya dunia tersingkap oleh orang yang ada di dalamnya.

ENTE FEBI 2 PDF

Psikologi transpersonal

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian Psikologi transpersonal adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang mengintegrasikan aspek spiritual dan transendensi pengalaman manusia menggunakan kerangka psikologi modern. Beberapa ahli menganggap psikologi transpersonal juga didefinisikan sebagai "psikologi spiritual" walaupun beberapa ahli psikologi di Indonesia membedakan kedua hal tersebut. Transpersonal didefinisikan sebagai "pengalaman dimana kesadaran diri atau identitas diri melampaui trans individu atau pribadi untuk mencapai aspek-aspek yang lebih luas dari umat manusia, kehidupan, jiwa, atau kosmik". Psikologi transpersonal berupaya menggambarkan dan mengintegrasikan pengalaman spiritual dalam teori psikologi modern serta merumuskan teori baru untuk menjelaskan pengalaman tersebut. Psikologi transpersonal telah membuat beberapa kontribusi dalam bidang akademik, studi tentang pembangunan manusia, kesadaran dan spiritualitas.

SINDROME DE TREACHER COLLINS PDF

Sejarah Psikologi Transpersonal dan Kemunculan Psikologi Integral

Secara etimologis, transpersonal berarti melampaui gambaran manusia yang kelihatan. Dengan kata lain, transpersonal berarti melampaui macam-macam topeng yang digunakan manusia. Menurut John Davis, psikologi transpersonal bisa diartikan sebagai ilmu yang menghubungkan psikologi dengan spiritualitas. Psikologi transpersonal merupakan salah satu bidang psikologi yang mengintegrasikan konsep, teori dan metode psikologi dengan kekayaan-kekayaan spiritual dari bermacam-macam budaya dan agama. Konsep inti dari psikologi transpersonal adalah nondualitas nonduality , suatu pengetahuan bahwa tiap-tiap bagian misal: tiap-tiap manusia adalah bagian dari keseluruhan alam semesta.

Related Articles